Sukses Tanpa SekolahLowongan kerja|tki ex magang jepang|resmi non imm|terbaru 2017


  kiri
titik tengah  CARI BARANG
banner kanan
---
  banner kiri
titik  MENU
banner kanan
  banner kiri
titik  ATURAN
banner kanan
---
  banner kiri
titik  LOGIN
banner kanan
Username
Password
 
---
  banner kiri
titik  CUSTOMER SERVICE
banner kanan
Yahoo Messenger:
Customer Services dagangku.comCustomer Services
  banner kiri
titik  BANNER
banner kanan

Video Shooting jakarta

Program Magang Jepang
User: Guest | Anda Belum Login
  INSPIRASI DETAIL
| Diposting oleh Rolys | Dibaca 1742 kali dari Website Dagangku.com

Sukses Tanpa Sekolah

Sukses Tanpa Sekolah

Anak kecil itu berlari-lari pulang ke rumahnya. Tangannya yang mungil memegang sepucuk surat dari guru sekolahnya.

Di ambang pintu rumah ia berteriak,
"Mama, Mama, ada surat dari Pak Guru". Ibunya,
Nancy Elliot, mantan guru, menyambut
anak bungsu dari tujuh bersaudara itu dengan ciuman dan pelukan penuh kasih sayang. "Coba Mama lihat," ujarnya seraya membuka
amplop surat dengan hati-hati. Tangannya gemetar saat matanya menelusuri kata demi kata yang terpampang jelas di hadapannya: "Anak ini terlalu bodoh untuk dididik. Kami mengembalikannya pada Anda. Mulai besok, ia tak perlu dating ke sekolah lagi."
"Ma, mengapa Mama menangis?" tanya si anak, penuh keluguan. Dengan cucuran air mata sang ibu meraih tubuh kecil itu, memeluknya sambil berkata, "Thomas, I educate you my self."

Waktu itu, si anak berusia 7 tahun, dan baru tiga bulan mengecap pendidikan formal di sekolah. Dan ia memang tak pernah masuk sekolah lagi. Ketika usianya 12 tahun, anak yang dipanggil Thomas itu menjadi penjual kue, koran, kacang, dan permen di kereta api. la pernah ditampar kondektur, sehingga pendengarannya (telinga) rusak dan dilarang bekerja di kereta api.

Sungguh sulit dibayangkan bahwa anak yang "terlalu bodoh", drop-out Sekolah Dasar, dan sempat menjadi pedagang asongan itu, kemudian mencantumkan namanya dalam deretan ilmuwan paling terkemuka di muka bumi. Tidak kurang dari 3-000 penemuan dicatat atas namanya, atau atas nama orang-orang yang bekerja dengannya. Dialah Thomas Alva Edison. Penemuan-penemuan seperti laboratorium riset untuk industri, stasiun tenaga listrik, sistem distribusi Kstrik, fonograf (kemudian dikembangkan menjadi taperecorder), kinetograf (kamera film), kinetoskop (proyektor film), lokomotif listrik, mikrofon dan pengeras suara, adalah beberapa contoh yang selalu dikaitkan dengan nama Edison. Apakah Edison menjadi cerdas secara ajaib, sehingga ia menjadi tokoh yang berhasil? Ternyata tidak. Meskipun ia sangat gemar membaca, dan memiliki kemampuan yang luar biasa dalam berkonsentrasi sedemikian rupa, sehingga melupakan semua hal di luar subyek yang sedang diselidikinya, Edison juga seorahg pelupa berat. Mungkin sulit dipercaya ketika suatu hari, saat masih asyik memusatkan pikirannya untuk memecahkan sebuah masalah ilmiah, Edison pergi ke kas Negara untuk membayar pajak. la harus berdiri cukup lama, sebelum akhirnya mendapat giliran. Dan ketika gilirannya tiba, ia lupa narnanya sendiri. Salah seorang tetangga, setelah mengetahui betapa ia kebingungan, mengingatkan bahwa namanya adalah Thomas Alva Edison.

Masih ada cerita lain yang tak kalah menarik. Suatu pagi, setelah semalam suntuk bekerja di laboratorium, Edison menantikan sarapannya. Mungkin karena terlalu lelah, ia tertidur di meja makan. Salah seorang asistennya, yang baru saja selesai makan ham dan telur, ingin mempermainkan dirinya. Ia meletakkan piring-piring dan cangkir kosong di meja Edison. Beberapa menit kemudian, Edison bangun, mengusap matanya dan melihat piring dan cangkir kosong. Ia berpikir sebentar, lalu menyimpulkan bahwa tentunya ia sudah sarapan sebelum tertidur. la lalu menjauhkan diri dari meja makan dan mulai bekerja lagi. Thomas Edison tak akan pernah tahu duduk perkara yang sebenarnya, jika asistenasistennya tidak tertawa terbahak-bahak.

Jadi, Thomas Alva Edison bukanlah seorang jenius dalam arti yang dibayangkan banyak orang. Namun terbukti bahwa ia sukses luar biasa. Dalam usia belasan tahun, ia dapat membuat beberapa peralatan mesin cetak telegrafis yang dijualnya seharga US$40.000. Pada usia 2 tahun, ia mendirikan laboratorium riset untuk industri. Dalam waktu 13 bulan, ia mencatatkan 400 macam penemuan. Saya kira Edison benar, ketika ia mengatakan bahwa orang bisa berhasil bila memiliki 1 % inspirasi (ide yang hebat) dan 99% perspirasi (keringat alias kerja keras). Sayang, saya tak pernah berhasil menemukan, berapa harga keringat seorang Edison, yang meninggal di West Orange, New York, 18 Oktober 1931, dalam usia 84 tahun.
Anda tahu?
Sumber: Ebook Sukses Tanpa Gelar Andrias harefa

Anda dapat Mendownload kumpulan ebook, mp3, artikel, video inspiratif pembangun jiwa terlengkap yang seharga ratusan ribu bahkan jutaan rupiah bisa di download gratis
Download Ebook Gratis Anda dapat Mendownload kumpulan ebook, mp3, artikel, video inspiratif pembangun jiwa terlengkap yang seharga ratusan ribu bahkan jutaan rupiah bisa di download gratis
Download Ebook Gratis

Artikel Inspirasi Lainnya

    Comment
Nama
:
Email
:
Kategori
:  
Komentar
:
   

Chat Dengan Pakar:
errorHidup adalah bangun,bangun adalah hidup.Apakah hidup dan bangun itu sama??

  inspirasi
mutiara nasehat  MUTIARA NASEHAT
nasehat

Aku tersenyum bukan karena hidupku telah sempurna. Ini hanya caraku bersyukur, menikmati hidup yang telah TUHAN berikan, krn Kemarahan, kekecewaan, kekesalan, dendam kesumat, dan berbagai hal yang menimbulkan emosi negatif tak hanya akan merusak psikologis, tapi juga kesehatan fisik kita. Rentetan gangguan itu bisa mengenai semua organ di dalam tubuh dan jadilah berbagai penyakit. Obat untuk itu sebetulnya sangat murah dan mudah, yakni memaafkan secara tulus.

-:-----------------:-

  hot link
titik  HOT LINK
hot
  inspirasi
mutiara nasehat  COMMENT
nasehat

From : deby
Tanggal : 17 Apr 2013
Pesan : menyentuh hatiku...

Banner dagangku