Teknik Merekam Video Shooting Documentasi AcaraLowongan kerja|tki ex magang jepang|resmi non imm|terbaru 2016


  kiri
titik tengah  CARI BARANG
banner kanan
---
  banner kiri
titik  MENU
banner kanan
  banner kiri
titik  ATURAN
banner kanan
---
  banner kiri
titik  LOGIN
banner kanan
Username
Password
 
---
  banner kiri
titik  CUSTOMER SERVICE
banner kanan
Yahoo Messenger:
Customer Services dagangku.comCustomer Services
  banner kiri
titik  BANNER
banner kanan

Video Shooting jakarta

Program Magang Jepang
User: Guest | Anda Belum Login
  Artikel Wedding
| Diposting oleh Admin | Dibaca 1749 kali dari Website Dagangku.com

Teknik Merekam Video Shooting Documentasi Acara

Teknik Merekam Video Shooting Documentasi Acara

Teknik Merekam Video Shooting Documentasi Acara

 

Jika memungkinkan, selalu pergunakanlah manual focus.

Atur white balance pada setiap perpindahan lokasi atau pergantian sumber pencahayaan.

Jika melakukan pengambilan gambar di luar ruangan (outdoor shooting), posisikan matahari di belakang anda. Begitu juga sumber pencahayaan lainnya.

Rencanakan ambilan gambar (shot) Anda. Sebaiknya, jangan mulai merekam gambar sebelum Anda siap merekam gambar dengan sempurna. Dan yang lebih penting subyek rekaman Anda siap untuk direkam (komposisi, focus, pecahayaan, dsb. ).

Gunakan tripod atau alat bantu lainnya.

Dalam kondisi rekaman tanpa alat bantu (handhelds), pegang dan kendalikan kamera video Anda sedemikian rupa agar hasil rekaman tetap stabil (andaikan sebagai secangkir kopi panas).

Gunakan zooming hanya untuk menata komposisi ambilan gambar. Hindari penggunaannya pada saat merekam (rolling), kecuali jika ada maksud untuk tujuan tertentu atau memang disengaja karena hasil rekaman akan diproses lebih lanjut (editing).

Shoot to edit. Pastikan untuk memproses lebih lanjut setiap hasil rekaman Anda (editing). Untuk itu, rekaman video harus diciptakan dan dipersiapkan sedemikian rupa agar siap untuk diproses lebih lanjut (variasi dan kelengkapan gambar, durasi setiap shot, menghindari fasilitas kamera yang tidak diperlukan, dsb.)Jaga durasi setiap shot. Jangan terlalu panjang dan monoton (tanpa variasi), namun juga jangan terlalu pendek. Minimal antara 8 hingga 10 detik. Tidak ada batas maksimal karena tergantung action yang direkam. Namun sebaik sudah mulai merekam 3 hingga 5 detik sebelumaction berlangsung. Berikan durasi yang sama setelah action berlangsung.

Jaga setiap shot dalam kondisi steady tanpa pergerakan kamera, setidaknya selama 10 detik. Jika suatu shot akan berisi pergerakan kamera, berikan awalan dan akhiran dalam kondisi steady dengan durasi setidaknya 3 hingga 5 detik.

Pada saat merekam, selalu antisipasi pergerakan subyek atau apa yang akan dila-.

BACA SELENGKAPNYA

Baca Artikel Wedding Lainnya

    Comment
Nama
:
Email
:
Kategori
:  
Komentar
:
   

Chat Dengan Pakar:
errorHidup adalah bangun,bangun adalah hidup.Apakah hidup dan bangun itu sama??

  inspirasi
mutiara nasehat  MUTIARA NASEHAT
nasehat

'Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya' (QS. Al-Israa':36)

-:-----------------:-

  hot link
titik  HOT LINK
hot
  inspirasi
mutiara nasehat  COMMENT
nasehat

From : osin
Tanggal : 12 Nov 2013
Pesan : kita sudah sepatut nya mencontoh etos kerja dan kecintaan kdp budaya negara jepang

Banner dagangku