Kisah di musim dingin (true story , dimuat dalam Xia Wen Pao, 2007)Lowongan kerja|tki ex magang jepang|resmi non imm|terbaru 2017


  kiri
titik tengah  CARI BARANG
banner kanan
---
  banner kiri
titik  MENU
banner kanan
  banner kiri
titik  ATURAN
banner kanan
---
  banner kiri
titik  LOGIN
banner kanan
Username
Password
 
---
  banner kiri
titik  CUSTOMER SERVICE
banner kanan
Yahoo Messenger:
Customer Services dagangku.comCustomer Services
  banner kiri
titik  BANNER
banner kanan

Video Shooting jakarta

Program Magang Jepang
User: Guest | Anda Belum Login
  INSPIRASI DETAIL
| Diposting oleh Rolys | Dibaca 1755 kali dari Website Dagangku.com

Kisah di musim dingin (true story , dimuat dalam Xia Wen Pao, 2007)

Kisah di musim dingin (true story , dimuat dalam Xia Wen Pao, 2007)

Siu Lan, seorang janda miskin memiliki seorang putri kecil berumur 7 tahun, Lie Mei. Kemiskinan memaksanya untuk membuat sendiri kue-kue dan menjajakannya di pasar untuk biaya hidup berdua. Hidup penuh kekurangan membuat Lie Mei tidak pernah bermanja-manja pada ibunya, seperti anak kecil lain.

Suatu ketika dimusim dingin, saat selesai membuat kue, Siu Lan melihat keranjang penjaja kuenya sudah rusak berat. Dia berpesan agar Lie Mei menunggu di rumah karena dia akan membeli keranjang kue yang baru.

Pulang dari membeli keranjang kue, Siu Lan menemukan pintu rumah tidak terkunci dan Lie Mei tidak ada di rumah.. Marahlah Siu Lan.Putrinya benar-benar tidak tahu diri, sudah hidup susah masih juga pergi bermain dengan teman-temannya. Lie Mei tidak menunggu rumah seperti pesannya.

Siu Lan menyusun kue kedalam keranjang, dan pergi keluar rumah untuk menjajakannya. Dinginnya salju yang memenuhi jalan tidak menyurutkan niatnya untuk menjual kue. Bagaimana lagi ? Mereka harus dapat uang untuk makan.

Sebagai hukuman bagi Lie Mei, putrinya, pintu rumah dikunci Siu Lan dari luar agar Lie Mei tidak bisa pulang. Putri kecil itu harus diberi pelajaran, pikirnya geram. Lie Mei sudah berani kurang ajar.

Sepulang menjajakan kue, Siu Lan menemukan Lie Mei, gadis kecil itu tergeletak di depan pintu. Siu Lan berlari memeluk Lie Mei yang membeku dan sudah tidak bernyawa. Siu Lan berteriak membelah kebekuan salju dan menangis meraung-raung, tapi Lie Mei tetap tidak bergerak. Dengan segera, Siu Lan membopong Lie Mei masuk ke rumah.

Siu Lan menggoncang- goncangkan tubuh beku putri kecilnya sambil meneriakkan nama Lie Mei.. Tiba-tiba jatuh sebuah bungkusan kecil dari tangan Lie Mei. Siu Lan mengambil bungkusan kecil itu, dia membukanya. Isinya sebungkus kecil biskuit yang dibungkus kertas usang. Siu Lan mengenali tulisan pada kertas usang itu adalah tulisan Lie Mei yang masih berantakan namun tetap terbaca *,"Hi..hi..hi. . mama pasti lupa. Ini hari istimewa buat mama. Aku membelikan biskuit kecil ini untuk hadiah. Uangku tidak cukup untuk membeli biskuit ukuran besar. Hi.hi.hi.. mama selamat ulang tahun."

P.S:
Ingatlah, jangan terlalu cepat menilai seseorang berdasarkan persepsi kita, karena persepsi kita belum tentu benar adanya.
'kau tidak akan pernah bisa memahami seseorang hingga kau melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya... hingga kau menyusup ke balik kulitnya dan menjalani hidup dengan caranya.' -- harper lee

Anda dapat Mendownload kumpulan ebook, mp3, artikel, video inspiratif pembangun jiwa terlengkap yang seharga ratusan ribu bahkan jutaan rupiah bisa di download gratis
Download Ebook Gratis

Sumber: Learning for life ~ lihat, dengar, dan rasakan

Artikel Inspirasi Lainnya

    Comment
Nama
:
Email
:
Kategori
:  
Komentar
:
   

Chat Dengan Pakar:
errorHidup adalah bangun,bangun adalah hidup.Apakah hidup dan bangun itu sama??

  inspirasi
mutiara nasehat  MUTIARA NASEHAT
nasehat

Banyak sekali penyakit dalam kehidupan. Ketidakselarasan keempat unsur dalam tubuh adalah penyakit, ketidakharmonisan dalam keluarga adalah penyakit, ketidakstabilan masyarakat juga adalah penyakit.

-:-----------------:-

  hot link
titik  HOT LINK
hot
  inspirasi
mutiara nasehat  COMMENT
nasehat

From : Dwinanto
Tanggal : 26 Nov 2009
Pesan : Mantep gan... webnya ajib banget....

Banner dagangku